Dunia Telekomunikasi

Pengetahuan tentang Telekomunikasi

7th Maret 2012

FTTH (Fiber to the home)

Tulisan ini akan membantu untuk menjelaskan arus posisi fiber optik dalam lapangan pada komunikasi umum dan apa kemampuan dari arus teknologi bagi provider. Serta dilihat dimana penelitian dan perkembangan dilakukan ntuk menghasilkan telekomunikasi yang lazim dan teknologi transfer data. Ini penting bagi perusahaan - perusahaan telekomunikasi dan industri multimedia untuk mengerti akan pentingnya akses broadband dan apakah FTTH dapat menyediakan.

Pendahuluan

Pertambahan dari internet telah mempunyai pengaruh yang besar dalam suatu jaringan dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas dari jaringan bersamaan dengan bertambahnya kebutuhan akan multimedia melalui internet telah menuntut suatu jaringan untuk menyampaikan bandwidth yang lebih ke pemakai dengan hubungan yang lebih dapat dipercaya. Bandwidth tersebut akan menjadi sumber penghasilan yang kecil pada waktu yang akan datang, layanan-layanan baru akan muncul dan kebanyakan orang akan berubah dari penggunaan peralatan konvensional dalam hubungan komunikasi ke jaringan dalam.

Teknologi fiber merupakan media yang tidak diragukan untuk menyediakan bandwidth yang besar, tidak dipengaruhi interferensi gelombang elektromagnetik, bebas korosi dan menyediakan rugi-rugi minimal untuk transportasi data. Sekarang ini kebanyakan dari backbone jaringan telah dikonstruksikan dengan fiber optik tetapi hubungan terakhir ke rumah tangga kelihatannya tidak mungkin bagi fiber. Alasan utama untuk ini adalah usaha multimedia belum matang untuk menjamin bahwa kenyataan yang ada membutuhkan hubungan yang haus akan bandwidth. Alasan lain adalah bahwa instalasi fiber kelihatan sebagai usaha yang mahal yang tidak dapat digantikan.

Sekali instalasi teknologi FTTH akan mengembangkan industri multimedia, untuk kemudian FTTH akan ada kemungkinan untuk menyampaikan layanan multimedia seperti HDTV, download musik dan video. Ini akan mempunyai dampak yang besar dalam dunia ekonomi dan akan menyaksikan bentuk baru yang muncul dari dunia bisnis dalam sektor teknologi. Juga operator jaringan akan menghasilkan keuntungan baru untuk meningkatkan transfer data, dan dapat menutupi biaya instalasi dari jaringan FTTH.

Sejarah

Pada tahun 1970 an, perusahaan telepon dan TV kabel menyadari akan keuntungan dari menggantikan kabel metalik dengan fiber. Belum berkembangnya teknologi fiber optik disebabkan karenya biaya untuk membangun jaringan fiber optik yang sangat tinggi. Tetapi untuk beralih dengan fiber optik, perusahaan telepon dan TV kabel investasi dalam Fiber To The Curb (FTTC) dan Hybrid Fiber / Coax (HFC), yang sebagai strategi untuk menggunakan teknologi fiber optik pada saluran trunk, tetapi menggunakan teknologi konvensional dalam menghubungkan pemakai ke jaringan menggunakan kabel metalik. Dengan strategi ini perusahaan telepon dan TV kabel konstruksikan sebuah jaringan yang biaya dari fiber optik dibagikan diantar banyak pemakai. Pada saat ini betul betul dipertimbangkan tidak menguntungkan untuk beralih ke Fiber To The Home (FTTH), semua jaringan fiber optik mampu untuk menyediakan keuntungan keuntungan dari fiber kepada pemakai.

FTTH dan FTTC

Operator telepon dan TV kabel menentukan untuk memanfaatkan keuntungan dari fiber dalam jaringan. Tetapi hubungan fiber optik diakhiri dekat rumah dan twisted pairs atau kabel koaxial digunakan untuk sampai ke rumah. Pada arsitektur FTTC sinyal optik dimultiplex didaerah dekat sebuah group di rumah rumah, barisan sekitar 4 sampai 24, dan hubungan terakhir ke rumah rumah, yang rata rata sekitar 30 meter, dibawa keluar dengan kabel telepon tembaga. Untuk meningkatkan kapasitas dari jaringan untuk menyediakan layanan video, jaringan FTTC diperbaharui dengan penambahan instalasi twisted pair atau kabel koaxial (gambar 1). Sebagai jaringan FTTC yang sepenuhnya digital, sinyalnya dikonversikan ke analog. Konversi dari digital ke analog dibawa atas dasar pemikiran pemakai dengan menggunakan set top box yang kecil.

Gambar 1
Gambar 1. Typical jaringan FTTC, drop pelanggan menggunakan copper twisted pairs dan kabel koaxial

Perusahaan perusahaan TV kabel telah memakai arsitektur hybrid fiber/coax (HFC) sebagai arsitektur mereka. Dalam tipe jaringan ini sinyal analog dibawa dalam jaringan fiber optik ke sebuah node. Node terletak sekitar satu sampai dua kilometer dari sebuah group dari pelanggan. Untuk hubungan dari node ke pemakai dibutuhkan kabel koaxial. Karakteristik dari amplifier kabel koaxial digunakan untuk mendorong sinyal analog. HFC merupakan cara yang relatif murah untuk mengirimkan video analog satu arah.

Ketika teknologi FTTC dan HFC digabungkan terbentuk sebuah type jaringan yang baru, yang disebut Switch Digital Video (SDV). Karena jaringan FTTC adalah optikal, tidak dapat dialiri elektrik dan merupakan kekuatan untuk jaringan yang terpisah. Dengan instalasi jaringan HFC dari kabel koaxial sepanjang sisi jaringan FTTC, maka masalah dari kekuatan jaringan FTTC dipecahkan. Sekarang jaringan koaxial dapat menyalurkan video analog satu arah dan secara serentak daya pada jaringan optik FTTC. Jaringan FTTC digunakan dalam arsitektur SDV untuk menyalurkan layanan telekomunikasi dua arah dan video digital.

Fiber To The Home (FTTH) merupakan sepenuhnya jaringan optik dari provider ke pemakai. Multiplex dari sinyal optik dibawa ke splitter dalam sebuah group yang hampir mendekati pemakai. Terdapat splitter optik dengan ratio yang berbeda-beda, tetapi typical-nya menggunakan ratio 1:16. Artinya sinyal multiplex dibagi ke 16 rumah yang berbeda-beda. Sejak sinyal optik dikonversikan ke sinyal elektrik pada pemakai, Optical Network Unit (ONU) harus diinstalasi pada akhir jaringan. Karena ONU mahal, disarankan bahwa sebuah ONU dibagikan ke beberapa pemakai. Gambar 2 menyarankan apa sebenarnya dari jaringan akses FTTH. ONU ekivalen dengan interface jaringan optik.

Gambar 2
Gambar 2 Typical jaringan FTTH, drop pelanggan sepenuhnya menggukanan fiber optik

Daya Tarik FTTH

Perkembangan teknologi fiber optik sekarang ini mulai menurunkan biaya. Perkembangan ini berasal dari loop laser, solusi untuk menyalurkan video, dan topologi jaringan passive. Bentuk baru dari pelayanan ini membutuhkan high speed access dan broad bandwidth, yang merupakan perangkat untuk kriteria jaringan yang baru. Perkembangan ini membuat FTTH lebih menarik, yang mana FTTH diketahui mampu mentransmisikan bandwidth tinggi dengan rugi-rugi yang kecil.

Salah satu perusahaan telekomunikasi yang besar di dunia NTT dari Jepang telah menjadi penyelengara dari teknologi FTTH. Pada 1990 NTT didorong oleh perusahaan-perusahaan seperti AT&T, Fujitsu, Hitachi dan lainnya untuk memulai perkembangan dari sistem yang dibutuhkan untuk jaringan FTTH. Sekarang bersamaan dengan perusahaan BellSouth America Telecommunication, NTT terpaksa bergabung dalam R&D untuk mengembangkan teknologi FTTH ke tahap yang lebih tinggi.

Kekuatan elektrik selalu merupakan persoalan utama dan sering ditunjukkan sebagai kelemahan dari FTTH. Daya FTTC dibawa melalui jaringan tembaga parallel (untuk menguatkan unit switching, laser dan unit jaringan optik). Tetapi bagi FTTH merupakan suatu kerugian sejak daya yang kecil merupakan kunci persaingan yang menguntungkan. Masalah ini telah diselesaikan sekarang ini dengan perkembangan dalam baterai yang mana unit jaringan optik dari pemakai dapat di charge dengan elektrik. Ketika konsumsi daya rendah, maka solar berfungsi untuk membantu. Dengan mendapat daya pada tempat ini, biaya total dikurangi selama instalasi dari peralatan.

Biaya

Pada mulanya kriteria dari biaya yang rendah merupakan suatu rintangan pada FTTH, tetapi pelajaran terbaru mulai membicarakan FTTH. Untuk sekarang ini biaya dari FTTH telah dipertimbangkan dengan baik-baik. Pada tahun 1980-an biaya instalasi dari tiap pelanggan untuk FTTH sebesar US$3000 dan untuk FTTC hampir setengahnya, FTTH hampir hilang. Sesuai dengan dilakukannya studi oleh Bellcore pada awal 1996 gap dari biaya instalasi untuk tiap pelanggan telah menyusut ke $230 pada jaringan akses narrowband dan $480 pada broadband akses. Sesuai dengan studi yang sama gap semakin berkurang tetapi hampir tidak mungkin untuk berkurang terus menerus. Dua biaya komponen yang besar adalah alat elektronik (40%) dan pekerja (30%).

Sekarang telah dibuat biaya instalasi jaringan akses broadband difokuskan pada biaya operasional. Biaya operasional termasuk sumber tenaga listrik dari jaringan, mahalnya biaya pemeliharaan dan mahalnya layanan connecting dan disconnecting. Konsumsi daya dari jaringan optik dipertimbangkan lebih kecil dari coaxial dan twisted pairs. Biaya pemeliharaan sangat kecil sejak semua jaringan plastik bebas terhadap korosi yang mana dapat terjadi pada kabel metalik. Bellcore mensimulasi penghematan biaya pemeliharaan dari FTTH dibandingkan dengan FTTC dan HFC melalui jangka 20 tahun.

Type biaya Penghematan biaya 20 tahun
Tenaga listrik >$200
Pemeliharaan metalik >$200
Pemeliharaan lainnya ~$100
Perlengkapan pelayanan ~$50

Tabel 1. Penghematan biaya operasi dari FTTH per pelanggan dibandingkan dengan FTTC atau HFC selama perioda 20 tahun (sumber : www.rr.cs.cmu.edu)

Biaya pemeliharaan FTTH yang rendah menjadi pilihan yang menarik untuk jaringan akses broadband lainnya pada suatu area tertentu. Pada suatu daerah dimana perumahan terpisah jauh, pemeliharaan jaringan merupakan faktor yang penting. Kasus menarik dari subjek dapat diperoleh di USA, yang mana perusahaan telepon local beroperasi pada daerah rural yang mengadakan studi pada kemungkinan menggunakan teknologi FTTH untuk menggantikan kabel tembaga yang sudah 30 tahun. Perusahaan telepon ini telah mempunyai perkiraan yakni membutuhkan $3000 setiap pelanggan untuk pergantian tersebut, copper dengan kabel baru untuk menyebarkan fiber to the home. Perusahaan telah mencoba untuk mengurangi biaya instalasi dari FTTH ke $5000 setiap pemakai. Biaya operasional dalam hal ini menguntungkan.

Perkembangan

Pada saat ini HFC tetap merupakan pilihan biaya yang paling kecil sampai dibutuhkan pembaharuan yang penting. Dengan kata lain layanan yang tersedia sekarang tidak membutuhkan kapasitas yang besar yang tersedia pada FTTH. Dilihat dari cara yang berbeda, layanan yang membutuhkan performance tinggi belum dimunculkan. Untuk operator sebagai bisnis utama dalam voice, data dan video interaktif/layanan multimedia, menyampaikan FTTH akan membentuk pasar dan usaha baru.

Suatu teknologi akan membutuhkan kapasitas yang lebih besar dari struktur jaringan saat ini yang dapat menyediakan video digital. Sekarang ini digital video dapat dikompres menjadi hanya membutuhkan 1,5 sampai 6 Mbps (sesuai dengan kualitas gambar) dan perkembangan dari HDTV (High Definition Television) kompres diperkecil sehingga bit rate untuk HDTV menjadi 20 Mbps. Digital video akan membutuhkan teknologi FTTH untuk mendukung bandwidth yang tinggi. Perkembangan dalam teknologi mikro juga dapat menurunkan biaya dari decompressor chip membuat digital video lebih bagus pada pemakai. Dan meningkatnya kebutuhan pada 10 sampai 15 tahun mendatang, FTTH adalah yang terbaik dan mungkin hanya satu-satunya teknologi yang mudah berkembang untuk menyediakan transfer rate yang tinggi menyerupai standard dari 155,52 Mbps sebagai STM-1. FTTH juga menawarkan solusi yang terbaik dalam hal pembiayaan.

Penutup

Apa yang seharusnya menjadi strategi dari optik dan telekomunikasi ? Dapat dipertimbangkan sekarang kita berada pada fasa transisi yang mana pasar mulai mengerti akan persaingan dari fiber optik, dalam performance. Tetapi kenapa FTTH tidak berkembang ? Karena jaringan operator tidak melihat FTTH sebagai investasi yang baik. Apa yang dapat dilakukan perusahaan dalam bidang bisnis ? Pada artikel Whats Happening with Fiber To The Home, Paul Shumate menyarankan bahwa optik dan telekomunikasi seharusnya mencoba untuk keluar dari fasa transisi. Beliau juga menyatakan bahwa seharusnya operator terdorong maju untuk investasi FTTH untuk menyediakan infrastruktur dari perkembangan layanan baru. Pembuat optik harus mengenalkan performance dari HFC dan FTTC dengan teknologi biaya rendah seperti komponen passive optik yang baru. Strategi untuk menyebarkan FTTH sangat penting. Tidak perlu menyusun FTTH untuk mencapai setiap rumah dan perusahaan tetapi pelanggan yang berpotensi dan yang mau.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

Fiber Optik (FO)

Untuk mengerjakan terminasi, seorang terminator perlu bekerja dengan presisi dan teliti, mengingat yang ditangani adalah kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic yang sangat kecil, jauh lebih tipis daripada rambut manusia.

Pengertian

Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa, biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini,namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.

Penyambungan

untuk penyambungan kabel fiber optik dibutuhkan alat khusus yang bernama FUSION SPLICER alat ini yang digunakan untuk menyambung dua ujung fiber optic dengan menggunakan panas alat ini butuh ketelitian yang sangat tinggi, alat ini dilengkapi dengan alat pengukur karena setiap ingin menyambung dua sisi FO harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung FO harus benar2 bersih (biasanya digunakan alcohol 95% dan tisu untuk membersihkan ujung FO yang sudah dikupas) karena apabila ada kotoran sedikit saja maka FUSION SPLICER tidak akan bisa digunakan alias menolak untuk melakukan penyambungan.

TERMINASI kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic cable.

Terminasi adalah proses pemasangan konektor pada fiber optik / optic / optics /optical fiber optic.

Proses ini tidak dapat dilakukan secara sembarangan, mengingat diameter kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic adalah sedemikian kecil, jauh lebih kecil daripada rambut manusia.

Untuk melakukan terminasi diperlukan tool kit yang disebut termination kit. Proses terminasi konektor fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dimulai dengan mengupas jaket kabel dengan suatu alat yang dikenal sebagai stripper, lalu core fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dipotong dengan alat scribe. Selanjutnya core fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dimasukkan ke dalam konektor, yang selanjutnya direkat dengan lem epoxy. Setelah kering, epoxy ini akan dipanaskan dalam oven, untuk selanjutnya fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dipoles dengan lapping film.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

GANGGUAN SPEEDY

Setiap perangkat yang digunakan dalam suatu jaringan pasti pernah mengalami masalah. Hal itu merupakan penyebab terjadinya gangguan yang menyebabkan penurunan performansi jaringan. Kepuasan pelanggan akan layanan yang dilanggannya merupakan tujuan perusahaan untuk mempertahankan dan meningkatkan citra baik kepada masyarakat umum. Oleh karena itu, perusahaan telah mempunyai prioritas, visi, misi dan sasaran dalam melayani pelanggan.

Gangguan yang biasanya terjadi pada jaringan Speedy adalah gangguan seperti :

  • Gangguan pada jaringan/link nya.

    Hal ini menyebabkan data-data dan voice yang dikirim dan diterima tidak akan sampai tujuan karena tidak ada packet switched pada link tersebut, sehingga pada modem nampak pada bagian linknya lampu indikatornya ngeblink, yaitu tidak nyala. Penanganannya dilakukan dengan pengecekkan jaringan, pencarian gangguan dan perepairan jaringan yang error yang digunakan oleh pelanggan tersebut. Bila hanya satu link saja yang error, dapat segera diatasi, namun jika terjadi gangguan masal seperti terpotongnya kabel primer atau kabel sekunder, hal itu memerlukan waktu yang cukup lama untuk diselesaikan. Belum lagi ada prosedur dalam penggantian kabelnya dan juga besarnya kapasitas kabel. Jadi, dalam penanganan gangguan pada link dilakukan pengecekkan, pengetesan dan perepairan jaringan pada MDF, RK, KP/DP, KTB, soket/roset, splitter, pesawat telepon, modem, PC dan catuan powernya.

  • Gangguan pada sentral.

    Gangguan dikatakan terjadi ke arah sentral bila pada MDF tidak mendapat tone yang telah dilakukan pengecekkan oleh petugas MDF. Bila pada jaringan O.K., maka petugas MDF harus melaporkan hal tersebut ke bagian TAS (Technical Access Support) untuk melaporkan bahwa gangguan terjadi pada sentral, sehingga tugas dialihkan ke petugas sentral.

  • Gangguan pada pelanggan.

    Gangguan pada pelanggan biasanya terjadi pada IKR (Instalasi Kabel Rumah) atau IKG (Instalasi Kabel Gedung) pelanggan. Karena tanggung jawab perusahaan hanya sampai jaringan luar (KTB), maka untuk perbaikannya adalah tanggung jawab pelanggan. Namun, untuk meningkatkan citra perusahaan agar lebih baik, sebaiknya lakukan pengetesan dan pengecekan pada IKR atau IKG pelanggan. Bila gangguannya masih dapat diatasi, maka perbaiki. Namun jika sudah sulit untuk diatasi sarankan kepada pelanggan untuk memanggil petugas IKRnya, kemungkinan terjadi kesalahan pada saat instalasinya.

Penanganan gangguan pada Speedy juga berdasarkan laporan pelanggan ke 147, nanti pada komputer SISKA, yaitu Tinyterm Emulator akan terdapat gangguan baru. Cari dan catat nomor pelanggan yang mengalami gangguan tersebut, lalu cari datek (data teknis)nya. Pencarian data teknis (datek) pada komputer SISKA, yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  • Masuk ke program Tinyterm Emulator yang merupakan program SISKA, lalu pilih komersial > inquiry_Laporan > inq_Dossier, lalu tekan Enter.

Gambar langkah pertama mencari datek pelanggaan

  • Setelah itu akan muncul form kosong Inquiry Dossier.

  • Setelah itu masukkan data yang valid yaitu pada DN, yang dapat dimasukkan pada DN adalah nomor telepon atau nomor Speedy pelanggannya. Untuk nomor telepon dengan kode 021nya, contoh DN : 02166692722, sedangkan bila yang dimasukkan nomor Speedy, makakemudian tekan Enter. Akan muncul kotak dialog Inquiry Dossier yang telah terisi.

Gambar Inquiry Dossier yang telah terisi

  • Pilih Karakteristik Dossier, lalu tekan Enter. Akan muncul kotak dialog Karakteristik Dossier sebagai berikut:

Karakterisitik Dossier dilakukan untuk melihat nomor migrasi dan contact person pelanggan. Catat nomor migrasi dan contact personnya.

  • Cari Alamat Instalasi dengan menggunakan panah bawah ( ), lalu tekan Enter. Akan muncul kotak dialog Alamat Instalasi yang berisi tentang data-data alamat pelanggan secara jelas. Catat data-data tersebut.
  • Setelah itu cari menu Fasilitas Jaringan, lalu tekan Enter. Akan muncul kotak dialog Enquiry Fasilitas Jaringan sebagai berikut :

  • Kemudian catat Nama P. Khu dan Nomor P. Khunya. Lalu tekan End, akan muncul kotak berisikan Proses dibatalkan. Konfirmasi? pilih Ya, lalu Enter. Akan muncul kotak dialog Alamat Instalasi yang sebelumnya.

  • Kemudian tekan End, akan muncul kotak dialog berisikan Proses dibatalkan. Konfirmasi? pilih Ya, lalu Enter. Kan muncul kotak dialog Alamat Instalasi yang sebelumnya.
  • Lalu kembali ke tampilan awal kotak menu Tinyterm Emulator.
  • Lalu pilih Jaringan > inquiry/periksa > Qry_Prkt_khusus > Junction, tekan Enter.

  • Akan muncul kotak Manajemen Junction Perangkat Khusus yang masih kosong.

  • Masukkan nama MDF yang dituju dengan mengetik kode MDFnya. Contoh untuk MDF di STO Muara Karang, ketik MKR, lalu Enter.
  • Untuk mengisi Nama Perangkat gunakan kotak pilihan dengan menekan tombol F12. Akan tampak gambar sebagai berikut.

  • Pilih nama perangkat khususnya yan g tadi telah dicatat, yaitu 1+1 Multiplexer 1+1, lalu Enter. Ketika di Enter nomor perangkat khusus akan secara otomatis terisi seperti gambar berikut.

  • Lalu tekan dan tahan tombol Shift + F2. Akan muncul kotak seperti berikut.

  • Pilih Shift F7 : Fas. Jaringan, lalu Enter. Akan muncul pada monitor sebagai berikut.

  • Lalu catat dateknya seperti di bawah ini.

121519101272/02166692722CP : Sofiany/02166692722

P. Mutiara L/31+1/1273P-67/536S-2/138RAY-14/8

  • Setelah mendapat dateknya cari EQNnya dengan cara ketik 499 pada komputer SLIM untuk merelease, sehingga pada monitor muncul CMD<499 release. Hal itu dilakukan untuk merefresh data-data yang sebelumnya di download dengan komputer DIVRE tersebut. Ketik 401,<nomor telepon tanpa 021>. Contoh, ketik 401,6679427, sehingga pada monitor akan muncul CMD<401,6679427. Kemudian akan muncul nomor EQN yang dimaksud.
  • Lakukan pengecekan dan pengetesan pada MDF, jika di MDF dinyatakan No O.K., maka berarti pengalihan tugas ke petugas sentral, sedangkan jika dinyatakan baik, maka lakukan pengecekan dan pengetesan pada RK. Jika di RK dinyatakan baik, maka lakukan pengecekkan dan pengetesan ke rumah pelanggan melalui KTB. Bila dinyatakan tidak baik, lakukan pengecekkan di KP, sedangkan jika dinyatakan baik lakukan pengecekkan pada soket, splitter, modem, PC, pesawat telepon dan IKRnya. Seperti pada layanan yang lain, tanggung jawab PT. TELKOM hanya samapai KTB dan masalah ke dalamnya tanggung jawab pelanggan.
  • Jika gangguan telah selesai laporkan ke petugas Oplang untuk diclearn.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

PENOMORAN SPEEDY

Cara pembacaan penomorn Speedy adalah sebagai berikut.

Sebagai contoh sebuah nomor Speedy 121519101272

  • : Merupakan jenis teknologi, yaitu :
    • 0 untuk kode telepon
    • 1 untuk kode ADSL/Speedy
    • 2 untuk kode ADSL-Link.
  • : Merupakan DIVRE II.
  • : Merupakan layanan, yaitu :
    • 1 untuk layanan POTS dan ADSL
    • 2 untuk layanan ADSL 2+.
  1. : Merupakan kode Kandatel Jakarta Utara.
  • : Merupakan kode STO di Kandatel Jakarta Utara, yaitu :
  • : Merupakan jenis DSLAM, yaitu :
    • 0 untuk jenis port DSLAM Siemens
    • 1 untuk jenis port DSLAM Alcatel
    • 2 untuk jenis port DSLAM Huawei.

01272: Merupakan nomor urut port DSLAM

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

INSTALASI JARINGAN SPEEDY

Instalasi Jaringan Speedy

Spesifikasi Komputer

Standart minimal spesifikasi teknis komputer (minimum requirement) Pentium II Processor RAM 64 Mb Harddisk dengan kapasitas 2 Gb, modem/DSL Router dan line telephone. Apabila secara teknis diperlukan penggantian modem/DSL Router untuk kapasitas jenis layanan baru, maka penyediaan menjadi tanggung jawab pelanggan sepenuhnya.

Proses instalasi Speedy meliputi tahapan-tahapan proses yang saling berhubungan, maka langkah-langkah sebelumnya harus dipastikan telah dijalankan dengan benar sebelum melangkah ke tahapan berikutnya, yaitu meliputi proses-proses sebagai berikut.

  • Penjumperan port DSLAM
  • Pemasangan splitter
  • Instalasi modem
  • Setting Network Connection PC
  • Setting modem ADSL
  • Tes koneksi internet

Penjumperan port DSLAM

  • Setting di Port In dari arah Sentral yang berupa EQN (Equipment Number) pada blok terminal horizontal dan Port Out kearah jaringan akses
  • Test telepon di Port Out DSLAM
  • Test Link ADSL di Port Out DSLAM
KONFIGURASI JARINGAN DSLAM SEDERHANA

Pemasangan Splitter

Pada umumnya pemasangan splitter dilakukan setelah roset dengan syarat kondisi line belum diparalel, namun yang paling penting harus diperhatikan pada saat pemasangan splitter adalah hal-hal sebagai berikut.

  • Pastikan line yang masuk ke splitter belum diparalel
  • Keluaran telepon ke pesawat telepon (bisa diparalel)
  • Keluaran ADSL ke Modem ADSL (tidak boleh diparalel)
PEMASANGAN SPLITTER

Instalasi modem pelanggan

  • Koneksikan Line ADSL (RJ-11) yang merupakan output dari splitter ke port ADSL Line Modem
  • Koneksikan keluaran Ethernet RJ-45 ke port Ethernet PC. Dalam pemasangannya boleh menggunakan ethernet ataupun USB. Perbedaannya adalah jika menggunakan USB, maka biasanya diharuskan untuk menginstall CD Drivernya. Karena jika menggunakan USB kadang-kadang modemnya tidak dapat membaca atau mendetect terhadap komputer atau PC yang digunakan, sedangkan jika yang digunakan adalah ethernet, maka tidak perlu menginstall CD Drivernya, karena secara otomatis modem akan membaca atau mendetect terhadap komputer atau PC yang digunakan.
  • Indicator lampu (LED Indicator) ADSL/Link harus hidup dan stabil/tidak blinking
  • Indicator lampu Ethernet/USB harus hidup (berkedip jika ada aktifitas)
PEMASANGAN MODEM

Setting Network Connection PC

Koneksi modem ADSL terbagi dalam dua segmen, yaitu Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN). Segmen LAN adalah link antara PC dengan Modem ADSL melalui interface Ethernet, sedangkan segmen WAN adalah link yang terbentuk antara Modem ADSL dengan Internet.

Setting Network Connection di PC ditujukan untuk konfigurasi LAN, sehingga PC dapat mengakses modem untuk melakukan konfigurasi WAN dan memfungsikan modem sebagai gateway internet, sehingga PC yang berada di segmen LAN bisa mengakses internet melalui modem tersebut.

SEGMENTASI LAN DAN WAN

Untuk melakukan konfigurasi LAN terlebih dahulu pastikan status Local Area Connection di PC dalam kondisi connected, lewat menu : Control Panel > Network Connection > Local Area Connection.


Gambar Status LAN pada Local Area Connection

Meskipun LAN dalam status connected, namun tidak serta merta komunikasi bisa berlangsung antara modem dan PC. Ada persyaratan lain yang harus dipenuhi agar setiap device yang terkoneksi bisa saling berkomunikasi, yaitu IP Address antara PC dan modem harus dalam satu network.

IP Address Modem Subnet Mask Network ID Range IP Address PC
192.168.1.1 255.255.255.0 192.168.1.0 192.168.1.2s.d.192.168.1.254

Table pengalokasian IP address dalam satu Network ID

Karena secara default modem ADSL sudah dialokasikan IP Address secara spesifik (bisa dilihat di manual book/CD), maka IP Address PC lah yang menyesuaikan dengan IP Address modem. Pengalokasian IP Address di PC bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu secara otomatis (dynamic IP) dan secara manual (static IP).

Pengalokasian IP Secara Otomatis hanya bisa dilakukan jika PC tesebut terhubung ke device yang difungsikan sebagai DHCP server (Dynamic Host Configuration Protokol server) yang dapat membuat instalasi pelanggan menjadi lebih mudah, contoh modem ADSL tipe router bisa difungsikan juga sebagai DHCP server yang bisa mengalokasikan IP Address secara otomatis kepada setiap PC yang terhubung dengan syarat setting IP Address di PC di set otomatis.

Default IP setting windows adalah otomatis, untuk memastikannya bisa dilakukan lewat tahapan berikut :

  • Start > Control Panel
  • Network Connection > Pilih Local Area Copnnection Ethernet yang aktif > Tekan ENTER
  • Local Area Network Status > Klik tombol Properties
  • Local Area Connection Properties > Pilih Internet Protokol TCP/IP > Klik tombol Properties
  • Internet Protokol (TCP/IP)Properties > Pilih option : Obtain an IP address otomatically, dan
    Obtain DNS server address otomatically


Gambar Local Area Connection Properties


Gambar Internet Protokol (TCP/IP) Properties

Pada umumnya modem ADSL tipe router secara default fungsi DHCP servernya sudah enable, sehingga mempermudah dalam mengkonfigurasikan IP Address PC. Namun ada beberapa merk modem yang menyatakan fungsi tersebut disable (Trendnet, Huawei, Tecom, dan lain-lain).

Untuk mengetahui apakah fungsi DHCP server modem sudah enable atau belum bisa dilakukan dengan cara mengecek IP Address PC melalui command prompt, yaitu sebagai berikut.

  • Start > Run
  • Open > Ketik cmd untuk windows 2000 dan XP atau ketik command untuk windows 98
  • Pada command Prompt > ketik ipconfig

Gambar Form dialog RUN

Berikut adalah output dari command ipconfig jika fungsi DHCP servernya enable.

Gambar DHCP server aktif

  • IP Address adalah IP Address komputer yang dialokasikan oleh DHCP server.
  • Subnet mask adalah subnet mask dari IP Address.
  • Default gateway adalah IP Address dari DHCP server, yaitu IP Address modem.

Jika fungsi DHCP server modem sudah aktif, maka konfigurasi LAN menjadi lebih mudah karena DHCP Server menjamin pengalokasian IP Address yang valid (dalam satu network ID) ke setiap PC yang terhubung secara otomatis, sehingga antara PC dan modem bisa langsung berkomunikasi.

Berbeda tentunya jika modem tersebut fungsi DHCP servernya belum aktif, maka output dari command tersebut adalah sebagai berikut.

Gambar DHCP server tidak aktif

IP Address dari default gateway (modem) tidak terisi atau kosong. Hal itu berarti PC tidak memperoleh IP Addresss dari modem. Jika kondisinya seperti itu, maka jalan satu-satunya adalah dengan melakukan setting IP Address PC secara manual.

Persyaratan utama sebelum melakukan konfigurasi IP Address secara manual adalah mengetahui IP Address dari modem (lihat manual book/CD) karena IP Address modem adalah acuan utuk menentukan IP Address PC yang akan dibuat (lihat table pengalokasian IP address dalam satu nerwork ID).

Tahapan konfigurasi IP Address secara manual sama sebagaimana setting IP Address secara otomatis. Hanya perbedaannya terletak pada langkah terakhir, yaitu pemilihan option IP Setting diganti sebagai berikut.

  • Use the following IP Address
    • IP Address: Diisi dengan IP Address PC yang dipilih
    • Subnet mask: Diisi sesuai subnet mask IP Address modem
    • Default Gateway: Diisi dengan IP Address modem
  • Use the following DNS server address

    - Preferred DNS server: Diisi sama dengan Default Gateway (IP Address modem)

    Gambar setting IP secara manual

Setelah dilakukan setting IP secara manual, langkah selanjutnya adalah memastikan komunikasi antar PC dan modem dapat berlangsung, yaitu melalui command prompt : ping IP Address modem (contoh IP) Address modem adalah 10.44.11.66).

Gambar komunikasi PC dengan modem berhasil

Jika outputnya adalah reply, maka komunikasi antara PC dan modem sudah berhasil, namun jika outputnya adalah request time out, maka hal tersebut berarti komunikasi tidak berhasil.

Jika hal tersebut terjadi, maka lakukanlah pengecekan sebagai berikut.

  • Pastikan Local Area Connection enable dan dalam status connected
  • Pastikan setting IP sudah dimasukkan dengan benar
  • Pastikan kabel LAN terhubung secara benar, jenis kabel LAN yang digunakan straight atau cross. Hanya pin 1, 2, 3 dan 6 yang digunakan dalam LAN Ethernet.
PEMASANGAN PINOUT KABEL LAN STRAIGHT DAN CROSS
  • Lakukan pengetesan menggunakan modem yang lain untuk memastikan kerusakan pada modem.
  • Lakukan pengetesan menggunakan PC yang lain untuk memastikan kerusakan pada hardware ethernet card atau software. Jika di PC lain berhasil, maka berarti terdapat kerusakan pada PC tersebut. Kemungkinan kegagalan terdapat pada hardware ataupun software.

Jika permasalahan di sisi LAN sudah teratasi atau dengan kata lain PC dan modem sudah dapat berkomunikasi, maka baru kita bisa melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu setting modem ADSL Router.

Setting Internet Connection di PC

Setting Internet Connection PC adalah setting bagaimana cara komputer mengakses internet. Karena koneksi internet melalui Local Area Network, maka harus dipastikan bahwa koneksi dial-up dan VPN setting di set never dial lewat menu Control Panel > Internet Option > Connection.

Selanjutnya pastikan proxy server dikosongkan karena koneksi ke internet secara langsung lewat modem bukan melalui proxy server. Jika proxy servernya diisi, maka tidak bisa melakukan konfigurasi modem lewat web, apalagi mengakses internet.

Gambar Internet Connection Setting

Gambar setting LAN Proxy Server

Setting modem ADSL

Setting modem ADSL antara modem terutama ditujukan untuk mengkonfigurasi sisi WAN, yaitu koneksi antara modem dengan Internet Gateway. Oleh karena itu, baik Link Ethernet maupun Link ADSL harus dalam kondisi Up, kemudian dapat dilakukan langkah-langkah setting modem selanjutnya, yaitu sebagai berikut.

  • Buka program browser internet seperti Internet Explorer.
  • Ketik IP address modem pada address bar internet, lalu tekan Enter

    IP address ethernet modem dapat diketahui dari manual book atau lewat command button ipconfig dengan default gateway adalah IP ethernet modem tersebut.

  • Akan muncul dialog user dan password untuk masuk ke modem, lalu masukkan user dan password modem tersebut, dapat dilihat di manual book.

Berikut adalah contoh kombinasi default IP addrss dan user password modem.

User Name Password Merk Modem dan Default IP Address
admin (blank) Aztech IP : 10.0.0.2
admin admin Huawei dan Linksys IP : 192.168.1.1

Billion IP : 192.168.1.254

admin

password

Prolink IP : 10.0.0.2

admin

1234

Zyxel IP : 192.168.1.1

Speedstream IP : 192.168.1.1

admin

epicrouter

Atlantis IP : 192.168.1.1

admin

connexant

Netlink IP : 192.168.1.1

root

root

Tecom IP : 192.168.1.1

DSL

DSL

Trendnet IP : 192.168.1.1

Enzer IP : 192.168.7.1

Table contoh kombinasi user dan password default modem

  • Selanjutnya akan muncul halaman Web Configurator Modem. Menu dari Web Configurator Modem biasanya berbeda-beda tergantung merk modem, namun pada umumnya terdiri dari menu-menu sebagai berikut.

Status > ADSL, WAN dan LAN

  • ADSL : Status link ADSL dalam kondisi up/showtime atau down, termasuk di dalamnya terdapat hasil ukur parameter-parameter link ADSL seperti SNR (Signal to Noise Ratio) Margin dan Attenuation. Hasil ukur yang dipersyaratkan untuk layanan Speedy adalah SNR Margin > 10 dB dan Attenuation/Redaman < 48 dB, baik upstream maupun downstream.
  • LAN: IP address LAN PC yang digunakan/dialokasikan saat ini.
    • WAN : Status koneksi WAN atau PPP, yaitu koneksi ke internet. Jika modem telah dikonfigurasi secara benar, maka WAN dalam status Connected/Link Up dan akan diperoleh IP address WAN.

Setup/Configuration : ADSL, LAN dan WAN

  • ADSL : Pemilihan mode ADSL apakah Otomatic (auto detect), G.mdt atau G.lite (Telkom Speedy menggunakan mode ADSL G.mdt)
  • LAN : Berisi menu untuk merubah IP ethernet modem, menu untuk mengaktifkan dan menonaktifkan DHCP server, serta menu untuk mengatur range IP yang dialokasikan oleh DHCP server. Jika ingin setting IP komputer/PC secara otomatis, maka fungsi DHCP server harus enable/aktif.
  • WAN : Berisi parameter-parameter konesi WAN ADSL sebagai berikut.
  • Protokol : PPPoA, PPPoE, Bridge atau Routed

    Untuk Speedy Siemens dan Alcatel menggunakan PPPoA, sedangkan Huwei menggunakan PPPoE.

  • Multiplexing : VC atau LLC

    DSLAM Siemens menggunakan Multiplexing VC, sedangkan Alcatel dan Huawei menggunakan LLC.

    • Virtual Connection : VPI (Virtual Path Identifier) dan VCI (Virtual Channel Identifier)

    Merupakan code ID untuk jenis Speedy yang digunakan.

  • Speedy Siemens menggunakan VPI=1 dan VCI=33
  • Speedy Alcatel menggunakan VPI=8 dan VCI=35
  • Speedy Huawei menggunakan VPI=0 dan VCI=35
  • User Name dan Password Speedy

    User name Speedy adalah nomor Speedy plus domain @telkom.net

    Parameter-parameter tersebut adalah parameter yang spesifik untuk Speedy yang menggunakan ATM DSLAM, selain dari itu masih ada beberapa setting yang harus dipastikan dalam kondisi disable atau enable, yaitu sebagai berikut.

    • IGMP dan Bridge <disable>
    • Default Route dan Use DNS <enable>

      Beberpa merk modem menyedikan cracepat untuk melakukan konfigrasi WAN melalui menu Quick Setup atauWizard Setup. Menu ini membantu dalam pengerjaan WAN Setup secara lebih mudah.

Untuk memastikan bahwa konfigurasi WAN modem berhasil, dapat dilihat pada status WAN. Jika statusnya connected, serta diperoleh IP WAN berarti modem sudah terkoneksi ke internet dan siap menjelajah dunia internet. Untuk lebih memastikan dapat mencoba masuk ke stus internet seperti www.google.com.

Berikut ini contoh WAN Setup.

Gambar menu WAN Setup untuk modem Aztech

Test Internet Connection

Tahapan terakhir dalam proses instalasi Speedy adalah test koneksi internet. Pengetesan koneksi internet dilakukan dengan cara browsing ke situs-situs di internet. Jika semua tahapan sebelumnya telah dilakukan dengan benar, maka browser akan menampilkan halaman website yang dituju dan sebaliknya jika tidak benar, maka akan muncul halaman yang berisi pesan the pages cant be displayed.

Untuk mengukur kecepatan koneksi dan download di internet dapat dilakukan dengan mengunjungi situs-situs yang menyediakan bandwidth meter seperti yang terkenal bagi pengguna Speedy adalah menggunakan bandwidth meter yang disediakan oleh situs www.plasa.com.

Hasil pengukuran menggunakan bandwidth meter bersifat fluktuatif, tergantung dari trafik di internet. Karena sifat Speedy yang UBR (Unspecified Bit Rate) dan bandwidth sharing dengan pengguna lain, sehingga pada trafik yang tinggi kecepatan koneksi akan menurun dan sebaliknya pada trafik rendah akan naik.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

KONFIGURASI JARINGAN SPEEDY

Konfigurasi Speedy

KONFIGURASI JARINGAN SPEEDY SEDERHANA

Jaringan Speedy merupakan jaringan yang terintegrasi pada jarlokat, sehingga digunakanlah line telepon. Karena Speedy terintegrasi dengan line telepon, maka tagihannya pun terintegrasi ke dalam tagihan telepon, yaitu untuk nomor jaringan telepon pada jaringan akses yang sama. Jaringan Speedy merupakan perkembangan dari jaringan telepon atau Jarlokat, dimana terdapat perangkat baru dalam instalasinya, yaitu seperti port DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer) pada MDF dan perangkat DSLAM yang biasanya terdapat pada sentral di masing-masing STO (Sentral Telepon Otomat). DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer) adalah perangkat jaringan yang dipasang di sentral telepon (indoor) ataupun di sisi jauh jaringan telepon (outdoor). Perangkat DSLAM biasnya berukuran besar dan dilengkapi dengan POTS (Plain Old Telephone Service) splitter untuk memisahkan antara suara dan data.

KONFIGURASI JARINGAN SPEEDY

Perangkat DSLAM dapat digunakan untuk berbagai macam layanan multimedia. Pada jaringan yang menggunakan DSLAM, maka pada sisi pelanggan harus dilengkapi dengan modem ADSL. Selain itu di sisi pelanggan juga terdapat tambahan perangkat seperti splitter, modem dan PC (Personal Computer). Apakah modem tersebut digunakan untuk beberapa PC atau untuk satu PC. Jika untuk 1 PC, maka cukup dengan 1 port USB atau 1 port Ethernet, tetapi bila akan digunakan untuk beberapa PC, maka biasa digunakan modem yang dilengkapi dengan beberapa port Ethernet (berfungsi sebagai HUB). Gunakan modem yang kompatibel dengan sistem operasi dari PC seperti Windows atau Linux. Konfigurasi jaringan Speedy dimulai dari MDF, yaitu dari struk EQN, lalu ke struk DSLAM, struk primer, RK, KP, KTB, soket/roset, splitter, dari splitter dibagi menjadi dua jalur, yaitu satu jalur ke pesawat telepon dan jalur yang satu lagi ke modem, kemudian dari modem dikoneksikan ke PC/laptop.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

PENGERTIAN SPEEDY

Seiring dengan perkembangan zaman yang pesat, kebutuhan manusia menjadi tak terbatas, dimana terdapat tuntutan dalam pemenuhannya. Manusia tidak lagi hanya menginginkan layanan komunikasi voice saja, namun juga layanan berbasis data. Layanan berbasis data yang sedang dikembangkan adalah layanan TELKOM Speedy. Dengan adanya TELKOM Speedy, kebutuhan manusia yang semakin beragam pun dapat diatasi. Hingga saat ini PT. TELKOM sendiri sedang mengembangkan layanan IP-TV (Internet Protokol-Television), dimana pelanggan dapat menikmati layanan data, multimedia dan televisi secara langsung.

2.2.1. Pengertian Speedy

Speedy adalah produk layanan internet access end to end dari PT. TELKOM dengan berbasis teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui satu saluran telepon biasa dengan kecepatan yang dijaminkan sesuai dengan paket layanan yang diluncurkan dari modem sampai BRAS (Broadband Remote Access Server), yaitu 512 Kbps. Sedangkan yang dimaksud dengan ADSL adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. ADSL juga merupakan perangkat modem di jaringan akses tembaga yang mampu mentransmisikan data hingga 8 Mbps secara asimetris dan perangkat aktif yang dipasang pada jaringan lokal tembaga untuk mendukung implementasi layanan multimedia. Asimetris berarti adanya perbedaan antara kecepatan arah kirim (upstream) dengan kecepatan arah terima (downstream). Kecepatan data yang bisa dilayani oleh modem ADSL bervariasi. Untuk downstream mulai dari 2 Mbps s.d. 8 Mbps, sedangkan untuk upstream mulai dari 64 Kbps s.d. 1 Mbps. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja di bawah frekuensi 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kecepatan akses internet dengan kecepatan tinggi dan suara atau fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

Keuntungan layanan Speedy

Untuk mendapatkan layanan High Speed (Hi-Speed) internet, maka pelanggan hanya perlu menghubungi ke PT. TELKOM, tidak perlu ke ISP lain. Saluran telepon dapat dipergunakan untuk pembicaraan telepon dan akses internet pada saat bersamaan. Koneksi ke internet lebih cepat dibanding menggunakan modem analog. Koneksi ke internet dapat dilakukan setiap saat (on).

Kerugian layanan Speedy

  • Biaya pasang dan abonemen mahal (sebelum 2008)
  • Registrasi berbelit-belit (sebelum 2008)
  • Banyak keluhan ( sampai sekarang )

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

Jaringan Penghubung Pada Jaringan Telekomunikasi

Pada kali ini akan dibahas sebuah jaringan yang menghubungkan antar sentral lokal atau STO.

Jaringan penghubung merupakan jaringan yang menghubungkan antar sentral telepon yang berda dalam satu kota. Pada kota besar biasanya terdapat lebih dari satu sentral telepon lokal (multi exchange area) atau Sentral Telepon Otomat (STO). Sentral satu dengan sentral lainnya dihubungkan dengan kabel penghubung atau disebut denganjunction.

Jenis-jenis jaringan penghubung ada 3, yaitu :

1. Jaringan Bintang (Star Network)

Pada jaringan bintang, satu sentral lokal dengan sentral lokal lainnya dihubungkan pada satu sentral Tandem atau sentral Toll. Setiap penyaluran informasi selalu menuju Sentral Tandem/Sentral Toll dan selanjutnya Sentral Toll ini akan menyalurkan infornasi tersebut ke sentral lokal tujuan. Sentral Toll ini sebenarnya adalah sentral lokal yang difungsikan lebih sebagai sentral penghubung.

Berikut bentuk jaringan bintang :

Jaringan Bintang


Pada gambar terlihat bahwa bentuk jaringan bintang. Pada jaringan bintang berlaku hukum banyaknya jaringan penghubung adalah banyaknya sentral dikurangi 1. Sebagai contoh : misalnya terdapat 4 buah sentral, maka banyaknya jaringan penghubung adalah sebanyak 3 buah. Jadi, bila dimisalkan :

N = Banyaknya Sentral

M = Banyaknya Jaringan Penghubung

M = N 1

Keuntungan :

a. Bentuk jarngan lebih sederhana

b. jumlah jaringan penghubung relatif sedikit

c. Biaya lebih murah

Kerugian :

a. SCR (Success Call Ratio) lebih rendah. SCR merupakan salah satu parameter keberhasilan panggilan.

b. Tidak ada hubungan langsung antar sentral lokal

c. Bila ada kerusakan salah satujunction penghubung misalnya putus, maka sentral lokal yang dihubungkan denganjunction tersebut akan terisolir, dengan kata lain tidak terdapat komunikasi dari atau menuju sentral lokal tersebut.

2. Jaringan Mata Jala (Mesh Network)

Suatu sentral dengan sentral lainnya saling dihubungkan oleh junction, sehingga untuk N buah sentral dibutuhkan sebanyak N(N-1)/2 jaringan penghubung.

M = N(N-1)/2

Misalnya, untuk 5 buah sentral, maka dibutuhkan sebanyak 10 buah jaringan penghubung/junction. Berikut gambar jaringan penghubung tersebut :

Jaringan Mata Jala

Bila salah satu saluran penghubung putus/rusak, amka hubungan terhadap sentral lainnya tetap dapaat berjalan atau dengan kata lain sentral tersebut tidak akan terisolir.

3. Jaringan Kombinasi (Bintang dan Mata Jala)

Jaringan kombinasi adalah jaringan gabungan antara jaringan penghubung bintang dan jaringan matajala. Jaringan kombinasi ini banyak digunakan di kota-kota besar.

Berikut gambar jaringan penghubung kombinasi :

Jaringan Penghubung Kombinasi

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

Struktur Jaringan Lokal Akses Tembaga (JARLOKAT)

Berdasarkan cara pencatuan saluran dari sentral ke pesawat pelanggan,
jaringan kabel lokal dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu jaringan catu langsung, jaringan catu tak langsung, dan jaringan catu kombinasi.

1.Jaringan Catu Langsung

Pada jaringan catu langsung ini, pesawat pelanggan dicatu dari KP terdekat yang langsung dihubungkan dengan RPU tanpa melalui RK Seperti pada gambar berikut :

Jadi, pada jaringan ini, semua pasangan urat kabel dari KP tersambung secara tetap ( permanen ) ke RPU. Jaringan model ini, biasanya dipakai untuk wilayah :
-Kota kecil yang masih menggunakan sentral manual dengan jumlah
pelanggan telepon sedikit.
-Pada kota besar, sistem ini untuk mencatu daerah sekitar sentral
telepon ( radius sampai dengan 500 meter ).
-Untuk daerah terkonsentrasi yang mempunyai kebutuhan telepon
cukup tinggi dan komplek yang tidak memungkinkan dipasang RK.

2.Jaringan Catu Tak Langsung

Jaringan catu tak langsung adalah jaringan kabel lokal dimana pesawat
pelanggan dicatu dari KP terdekat yang dihubungkan terlebih dahulu ke RK, baru kemudian dihubungkan ke RPU.
Dalam hal ini, RK berfungsi sebagai titik sambung antara kabel primer dan kabel sekunder. Pemakaian jaringan catu tak langsung seperti terdapat pada Gambar di bawah ini.
Keterangan :
STO : Sentral Telepon Otomat
RPU : Rangka Pembagi Utama
RK : Rumah Kabel
KP : Kotak Pembagi
Pswt : Pesawat Telepon

Pemakaian jaringan catu tak langsung ini juga dipakai pada kota kota sedang dan besar yang digunakan untuk mencatu daerah yang pelanggannya tersebar dan jauh .

3.Jaringan Catu Kombinasi

Jaringan catu kombinasi adalah jaringan lokal di mana pesawat pelanggan dicatu melalui dua cara, yakni sebagian dengan catu langsung, dan sebagian lagi dengan catu tak langsung.
RK : Rumah Kabel
Pswt : Pesawat Keterangan :
STO : Sentral Telepon Otomat
RPU : Rangka Pembagi Utama
KP : Kotak Pembagi

Pemakaian jaringan catu kombinasi digunakan hampir pada semua kota
sedang dan besar, karena letak sentral telepon biasanya di pusat kota atau pusat kepadatan penduduk, sedang lokasi pelanggan menyebar mulai dari yang dekat dengan sentral telepon, dan banyak juga yang berada jauh dari letak sentral tersebut.

posted in Uncategorized | 0 Comments

7th Maret 2012

Jaringan Lokal Akses Tembaga (Jaringan Telepon)

Jarlokat ini merupakan jaringan lokal akses tembaga. Jadi pada jaringan lokal ini kabel yang digunakan adalah kabel tembaga. Kenapa yang dipilih adalah kabel tembaga? Ada yang tahu? Kabel tembaga dipilih karena memiliki hambatan yang cukup kecil dan memiliki daya hantar dalam hal ini konduktor yang baik. Padahal banyak jenis logam lain yang lebih baik dari tembaga dan bahkan paling baik, yaitu emas. Kenapa jenis logam emas tidak dipilih?Coba deh bayangkan jika semua kabel yang digunakan pada jaringan kabel lokal adalah emas. Betapa besar dan mahalnya harga investasi untuk sebuah telekomunikasi. Bahkan dengan kabel tembaga saja masih sering terjadi pencurian kabel apalagi dengan kabel emas bisa-bisa pencurian tiap jam terjadi dan perusahaan penyedia jaringan akan merugi. Selain dari segi hambatan dan sifat penghantar, tembaga memiliki sifat kelenturan yang cukup baik, tidak terlalu gertas (mudah patah) dan tidak pula terlalu lentur. Itulah alasannya kenapa digunakan kabel tembaga.

Struktur Jaringan Kabel Lokal

Struktur jaringan kabel lokal dimulai dari Rangka Pembagi Utama (RPU) hingga pesawat telepon pelanggan. Berikut gambar jaringan kabel lokal :

Jaringan Kabel Lokal

Berdasarkan gambar di atas, bagian-bagian jaringan lokal adalah terdiri dari (sesuai kode nomor pada gambar) :

1. Rangka Pembagi Utama (RPU)/Main Distribution Frame (MDF)

2. Kabel Primer

3. Rumah Kabel (RK)

4. Kabel Sekunder

5. Kotak Pembagi (KP) / Distribution Point (DP)

6. Saluran Penaggal (Salpa)

7. Kotak Terminal Batas (KTB)

8. Kabel Rumah

9. Soket/Roset

10. Pesawat Telepon

Nah itu dia struktur jaringan kabel lokal yang ada diIndonesia. Untuk penjelasannya bisa dibaca di bawah ini.

1. Rangka Pembagi Utama (RPU)/Main Distribution Frame (MDF)

RPU berbentuk blok-blok terminal yang terdapat dalam gedung STO (Sentral TeleponOtomat) atau Sentral Lokal. RPU/MDF biasanya terletak di bawah ruang sentral telepon untuk gedung STO bertingkat. Sedangkan, untuk gedung STO tidak bertingkat, MDF diletakkan di samping ruang sentral telepon. Di bawah MDF terdapat ruang bawha tanah yang dipasang rangka besi (Cable Chamber) untuk menenmpatkan kabel-kabel primer dari luar gedung sebelum didistribusikan ke MDF.

Berikut gambar MDF pada STO :

BENTUK DAN LETAK MDF/RPU DI GEDUNG STO
GAMBAR RUANGAN MDF DI STO

Fungsi MDF :

a. Tempat Penyambungan Kabel Primer dengan Kabel Sentral

b. Tempat Pengetesan

c. Fleksibelitas Saluran, artinya dapat ditukarpasangkan kabel sentral dengan kabel primer dengan menggunakan kabel jumper wire.

d. Tempat meletakkan pengaman jaringan.

Bentuk MDF :

Berupa kerangka besi untuk menempatkan blok-blok terminal horizontal dan vertikal.Blok terminal vertikal terletak di sisi pelanggan pada rangka MDF dan berfungsi sebagai tempat diterminasikannya kabel primer. Blok terminal vertikal yang ada biasanya memiliki kapasitas 25 pasang urat kabel, 50 pasang urat kabel dan 100 pasang urat kabel. SementaraBlok terminal horizontal terletak pada sisi sentral di rangka MDF dan berfungsi sebagai tempat diterminasikannya kabel dari sentral (kabel sentral). Blok terminal vertikal dan blok terminal horizontal dihubungkan dengan dengan menggunakan kabel jumper wire, yaitu kabel tembaga polietelin.

Berikut contoh pemasangan jumper wire pada MDF :

PEMASANGAN JUMPER WIRE DI MDF PADA BLOK TERMINAL VERTIKAL DAN HORIZONTAL

2. Rumah Kabel (RK)

Rumah Kabel atau RK merupakan sebuah terminal untuk tempat terminasi kabel primer dan sekunder. Biasanya bentruknya berupa kotak tertutup berwarna abu-abu yang terletak dipinggir jalan. Di bagian pintu depan terdapat kode untuk RK tersebut. Pengkodeannya adalah dimulai dengan kodeR*** STO ***. Kode R dan STO adalah kode untuk RK padawilayah tertentu di STO tertentu. Berikut ini gambar RK yang nampak di jalan-jalan :

RK BAGIAN DALAM
RK TAMPAK DEPAN

Fungsi RK :

a. Tempat membagi kabel primer menjadi beberapa kabel sekunder. Misalnya kabel primer memiliki kapasitas 1000 pair kabel, maka akan dibagi ke 5 wilayah sekunder, sehingga setiap kabel sekunder akan memiliki kapasitas 200 pair.

b. Titik sambung antara kabel primer dengan kabel sekunder

c. Tempat pengetesan saat melokalisir gangguan

d. Tempat mentanahkan lapisan pelindung elektris, yaitualuminium foil pada kabel.

e. Fleksibelitas saluran, artinya setiap pasanga urat kabel primer dapat ditukarpasangkan dengan kabel sekunder.

Bahan RK :

Besi atau fiberglass dengan bentuknya bulat lonjong atau kotak persegi dan berwarna abu-abu

kapasitas RK :

RK kapasitas 800 pair, 1600 pair dan 2400 pair, dimana setiap pair akan mencatu satu pelanggan. RK kapasitas 2400 pair artinya jumlah pasang primer dan sekunder yang dapat diterminasikan adalah 2400 pair/pasang.

RK yang banyak diperguankan adalah RK yang terbuat dari fiberglass yang diproduksi oleh Krone atau Quante. Kedua RK ini hampir sama, yang membedakan hanya pada jenis terminal bloknya. RK Krone menggunakan sistem tekan sisip dalam menterminasinya dan RK Quante menggunakan sistem solder screw dalam menterminasikannya.

3. Kotak Pembagi (KP)

KP adalah terminal kabel tempat penyambungan kabel sekunder dengan slauran penanggal. KP biasanya terletak di atas tiang, namun ada juga beberapa KP yang terletak di dinding dan bawah tanah. Berikut gambar KP yang umum dijumpai di jalan :

KP TIANG

Fungsi KP :

a. Tempat penyambungan kabel sekunder dengan slauran penanggal

b. Tempat pengetesan atau melokalisir gangguan

c. Tempat mutasi jaringan yang menuju rumah pelanggan

d. Fleksibelitas saluran, artinya setiap pasang urat kabel sekunder bisa ditukarpasangkan dengan setiap pasang saluran penaggal.

Jenis KP :

a. KP Tiang

PENCATUAN KP KE RUMAH PELANGGAN

b. KP Dinding

KP DINDING DI BANGUNAN

c. KP Bawah Tanah (SPBT/ Saluran Penaggal Bawah Tanah)

Kapasitas KP adalah 10 atau 20 pasang.

KP Dinding :

a. Dipasang pada dinding sebelah luar untuk mencatu pertokoan/ruko yang letaknya berdampingan

b. Gedung bertingkat (HRB/Hight Rise Building) biasanya digunakan mini RPU. Kabel untuk emnghubungkan RPU sdengan mini RPU afdalah kabel catu langsung.

c. Kompleks industri dan pertokoan dipasang pada dinsing sebelah dalam

d. Kapasitas sampai dengan 400 pair.

4. Kotak Terminal Batas (KTB)

KTB merupakan kotak terminal yang berada pada rumah atau biasanya di dinding rumah. KTB yang biasanya dipasang adalah berbentuk kotak berwarna abu-abu di temepl di dinding sebagai lanjutan terminasi dari KP.

Berikut gambar KTB yang umum :

KOTAK TERMINAL BATAS

Fungsi KTB :

a. Tempat terminasi saluran penanggal dengan kabel rumah

b. Batas tanggung jawab PT. Telkom dan tanggung jawab pelanggan. Jadi, segala kerusakkan yang terjadi hingga KTB merupakan tanggung jawab PT. Telkom dan tanggung jawab dari KTB hingga pesawat telepon adalah tanggung jawab pelanggan. Dalam hal ini kabel rumah juga merupakan tanggung jawab pelanggan dan PT. Telkom hanya melakukan pemeliharaan rutin hingga KP.

c. Fleksibelitas saluran dan bisa dimodifikasi menjadi sistem PABX.

d. Mempermudah melokalisir gangguan di sisi rumah pelanggan

5. Soket/Roset

Soket/roset merupakn sebuah terminal 1 pair to 1 pair (pada umumnya), namun ada juga yang 1 pair to beberapa pair, dimana kabel rumah tersebut akan diterminasi di roset dan setelah itu akan dihubungkan ke pesawat telepon. Beginilah bentuk dari roset itu :

ROSET

6. Kabel Primer

Kabel primer adalah akbel yang menghubungkan RPU dengan RK pada jaringan catu tidak langsung atau RPU dengan mini RPU pada jaringan catu langsung.

Kapasitas kabel primer yang digunakan pada awalnya mulai dari 100 pair hingga 2400 pair (foam skin), namun saat ini kabel primer kapasitas 100 pair sudah tidak digunakan lagi. Jadi kapasitas kabel primer yang digunakan saat ini adalah mulai dari 400 pair hingga 2400 pair (foam skin).

Pemasangan kabel primer ada 2, yaitu :

1. Sistem tanam langsung

2. Melalui polongan pipa PVC yang dicor beton atau yang sering disebut dengan sistemDuct.

Penamaan kabel primer adalah P1, P2, P3, P4, dan seterusnya, dimana P1 merupakan penamaan untuk kabel primer paling jauh.

7. Kabel Sekunder

Kabel sekunder merupakan kabel yang menghubungkan antara RK dan KP. Kapasitasnya adalah 10 pair hingga 200 pair urat kabel. Diameter urat kabel yang digunakan adalah mulai dari 0.4 mm, 0.6 mm dan 0.8 mm. Namun, saat ini untuk urat berdiameter 0.4 mm sudah tidak digunakan lagi karena saat ini diperlukan urat kabel yang bisa voice dan data. Untuk urat kabel berdiameter 0.4 mm biasanya dikhususkan untuk aplikasi voice, sedangkan urat berdiameter 0.6 mm dapat digunakan untuk aplikasi voice dan data.

Penamaan kabel sekunder sama seperti penamaan pada kabel primer, yaitu S1, S2, S3, dan seterusnya dengan S1 merupakan penamaan kabel sekunder yang paling jauh.

Kabel sekunder yang digunakan adalah kabel multi pair, dimana kabel multi pair ini terdapat dua jenis, yaitu kabel multi pair tanah dan kabel multi pair udara.

Pemasangan kabel sekundernya ada 2 cara, yaitu dengan sistem tanam langsung dan sistem di atas tanah (kabel udara).

8. Kabel Saluran Penanggal

Kabel saluran penanggal berfungsi menghubungkan KP dengan KTB. Kabel yang digunakan adalah kabel DW (Drop Wire). Jarak kabel Drop Wire terjauh adalah 250 meter. Dengan jarak 250 meter itu, maka maksimal diperlukan tiang adalah :

Banyaknya tiang = Jarak terjauh / 50

Banyaknya tiang = 250 / 50 = 5 tiang

Pada rumus terdapat pembagian 50 karena jarak maksimal antara tiang itu adalah 50 meter.

Ada 2 jenis DW, yaitu :

1. DW dengan penguat

DROP WIRE DENGAN PENGUAT

2. DW tanpa penguat


DROP WIRE TANPA PENGUAT

posted in Uncategorized | 0 Comments